Bea Cukai Jagoi Babang menghancurkan barang ilegal yang ditangkap

TRIBUNNEWS.COM-Untuk melindungi industri dalam negeri dan publik dari barang ilegal dan berbahaya, Bea Cukai Jagoi Babang melakukan perusakan barang yang ditangkap di berbagai operasi Selasa lalu (5/6).

Jagoi Babang Administrasi Umum Bea Cukai Direktur Junanto Kurniawan menjelaskan bahwa barang yang dihancurkan saat ini mencakup berbagai jenis barang, termasuk rokok ilegal, berbagai alkohol, dan kosmetik yang belum resmi disahkan dan belum membayar cukai untuk pajak nasional. . “Menurut tindakan yang diambil pada 2019 terhadap pelanggaran, total nilai barang mencapai Rp 1.191.728.300, dan perkiraan potensi kerugian negara yang telah diselamatkan adalah Rp 119.172.830,” jelasnya. Berbagai tindakan yang dilakukan antara Januari dan Desember 2019, termasuk tindakan besar, Pos Terpadu Jagoi Babang dan Delegasi Polisi Kabupaten Bengk Bengkayang dan stafnya, mengarah pada penciptaan Barang Nasional (BMN).

Semua klausul yang dihasilkan dari tindakan tersebut melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006, yang melibatkan amandemen UU No. 10 tahun 1995, dan UU No. 39 tahun 2007, yang melibatkan amandemen UU 13. 11 November 1995 tentang pajak konsumsi. Dia berkata: “Kami juga telah berkoordinasi untuk menghentikan aliran barang-barang terlarang untuk menciptakan area yang bebas dari barang-barang ilegal. Penghancuran ini adalah bentuk transparansi kepada publik.”

Selain itu, Junanto menyarankan para pelaku publik dan komersial untuk mengamati kegiatan pembelian dan penjualan komoditas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Tentu saja, kami berharap bahwa melalui tindakan pemusnahan ini, kami dapat menghalangi para pelaku bisnis yang masih melanggar hukum dan masih berusaha untuk mentransfer barang ilegal, dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perpajakan kepada mereka. Perpajakan nasional” , Dia menyimpulkan. (*)

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *