Berbagi semangat dalam pandemi, kebiasaan dasar dan permintaan konsumen di berbagai daerah

TRIBUNNEWS.COM-Selama Pandemi Virus Penyakit 2019 (Covid-19), bea cukai terus melakukan tugasnya mengawasi impor dan ekspor. Tidak hanya itu, untuk meningkatkan semangat manusia dalam pandemi ini, kebiasaan di berbagai daerah juga mempromosikan rencana berbagi dengan yang lain.

Syarif Hidayat, kepala bea cukai internasional dan antarlembaga, bea cukai di berbagai daerah terutama mendistribusikan barang-barang yang diperlukan kepada mereka yang membutuhkan. Syarif mengatakan: “Beberapa barang ini termasuk masker wajah, pembersih tangan, dan keperluan yang didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan.”

Otoritas Pelabuhan Banjarmasin dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Banjarmasin mendistribusikan kemasan makanan kepada orang-orang yang terkena dampak pandemi Covid-19 di wilayah Banjarmasin, Kamis (16/4).

“Kita tahu bahwa pandemi COVID-19 sekarang telah menjadi bencana nasional dan telah memberikan dampak yang sangat penting pada perekonomian nasional, terutama bagi saudara-saudari kita yang bergantung pada pekerjaan sehari-hari. Karena itu, kita bertindak sebagai organisasi maritim amal Kami juga harus mengambil tindakan untuk mengurus Anda, Direktur Bea Cukai Bengalmasing Kurnia Saktijono mengatakan: “Komunitas Maritim Amal telah berhasil mengumpulkan 786 paket produk rumah tangga dasar, masker dan pembersih tangan. “- Pada hari yang sama, Bea Cukai juga berbicara kepada penduduk di daerah Saumlaki.” Kami telah membagikan masker kepada penjual, pengemudi ojek dan masyarakat di daerah sekitar pasar lama. Kami berharap bahwa distribusi topeng ini akan membantu mencegah Covid-19 dan membantu warga melakukan kegiatan sehari-hari, “kata penanggung jawab. Kantor Bea Cukai Hari Setiyadi. Agar tidak ketinggalan, Bea Cukai Bojonegoro juga memberikan bantuan kepada masyarakat untuk mendukung evakuasi aktual pemerintah. Plan.

“Sebagai agen, Bea Cukai Bojonegoro juga harus peka terhadap perkembangan dan menanggapi dengan mengumpulkan dana dan hasil perencanaan.” Kegiatan penggalangan dana dirancang untuk membantu orang yang ingin mengurangi beban pada orang yang terkena dampak manajemen distribusi Covid-19 “, Winarko, kepala kantor bea cukai Bojonegoro, mengatakan:

Kudus juga membagikan paket makanan pada hari Jumat (17/4). Ini terdiri dari beras, gula, minyak nabati, susu, teh, kopi, mie, dan informasi tentang gaya hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyebaran atau penyebaran Covid-19.

“Kami mendistribusikan kemasan makanan kepada staf layanan kebersihan, pengemudi dan personel keamanan di sekitar departemen bea cukai suci, serta masyarakat sekitar, yaitu tukang reparasi ban, pengemudi becak, penyapu, agen parkir dan penjual, bea cukai Direktur Jenderal Gato Sugen Wibowo mengatakan,

Pada hari yang sama, Bea Cukai Pandoran juga membayar kompensasi kepada orang-orang yang terkena dampak pandemi Covid-19 melalui Dewan Kemakmuran Masjid. Ini adalah 19 korban. Semacam dukungan yang mempengaruhi masyarakat dan mengurangi beban mereka. “

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *