Bea Cukai mengesampingkan aliran ratusan ribu rokok ilegal di Pekanbaru

TRIBUNNEWS.COM – Meskipun pandemi Covid-19 dan pembatasan sosial berskala besar yang diterapkan di sejumlah wilayah tertentu di Pekanbaru, bea cukai terus melakukan kegiatan pengawasan dan penegakan hukum. Pada Minggu (26/4), upaya menghentikan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Perarawan Provinsi Riau membuktikan kinerja ini. Rokok di dekat Kabupaten Pelalawan, Riau. Berdasarkan informasi ini, petugas bea cukai dengan cepat melompat ke tempat di mana mungkin akan disalip, “kata Prijo.

Petugas memantau Jalan Lintas Pelalawan di Siak, Pekanbaru sekitar pukul 9:00 malam pada WIB. Untuk alasan ini, petugas berhenti. Keluar dari mobil dan lakukan pemeriksaan menyeluruh. “Setelah pemeriksaan selesai, ditemukan bahwa total 146.800 rokok kretek buatan mesin tidak terjebak dengan kaset biasa dan merupakan barang ilegal,” kata Prijo. Karena penggunaan rokok kena pajak Formulir, kendaraan pengangkut dan pelakunya telah diamankan di Biro Pabean Pekanbaru – bahkan dalam pandemi Covid-19 saat ini, Bea Cukai Pekanbaru akan terus bekerja untuk menghilangkan rokok ilegal. Hal ini dilakukan agar dampak rokok ilegal tidak akan memperburuk situasi saat ini di negara tersebut karena pandemi tersebut. Untuk informasi atau pemahaman tentang sirkulasi rokok ilegal, Anda dapat pergi ke kantor pabean terdekat untuk bekerja sama dengan kami. (*)

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *