Bea Cukai Yogyakarta menambahkan izin konsumsi untuk kontraktor pabrik tembakau

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Yogyakarta telah menerbitkan nomor registrasi Pengusaha Barang Konsumsi (NPPBKC) sebagai pabrik pengusaha hasil tembakau olahan lainnya (HPTL), memberikan izin konsumen kepada CV Putera Bijaksana Sejahtera di Mantrilong, Yogyakarta. ) .

NPPBKC adalah Izin Usaha bagi Pengusaha Produsen, Importir, Distributor, atau Pengecer (TPE).

Kepala Bea Cukai Kota Yogyakarta Hengky TP Aritonang mengatakan, sebelum NPPBKC diterbitkan, petugas melakukan peninjauan lokasi perusahaan untuk mengetahui kelayakan dan kesiapan pengusaha untuk memulai usahanya. “Kami baru melakukan pemeriksaan di lokasi CV Putera Bijaksana Sejahtera hanya tiga hari kerja setelah menerima permohonan,” ujarnya, hanya dua hari setelah menerima berkas permohonan. -Meskipun komitmen pelayanan pemberian izin NPPPBKC kepada kontraktor pabrik tembakau adalah 3 hari kerja setelah menerima dokumen lengkap (PMCK-6) dan memenuhi persyaratan. “Kami berkomitmen untuk dapat memberikan layanan dengan cepat dan mudah,” kata Hengky. Kacang cengkeh dan sereal oatmeal madu. Kemasan masing-masing merek berkisar dari 15ml, 30ml, 60ml hingga 100ml.

Hengky menambahkan, proses pengajuan NPPBKC kepabeanan dapat diselesaikan dengan mudah, cepat, tanpa konvolusi, dan gratis. Soal proses pengelolaan NPPBKC, ”tegasnya.

“ Bahkan dalam pandemi Covid-19, Bea Cukai Yogyakarta masih menanggapi pertanyaan NPPBKC. Agen kami akan selalu mengutamakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cara yang terbaik, ”jelas Hengky.

Bea Cukai telah menyederhanakan bentuk hukum sederhana dalam pemberian izin, pelayanan dan fasilitas kepada masyarakat (khususnya pengusaha). Dia menyimpulkan: “Kami berharap masyarakat dapat secara legal berkontribusi pada perpajakan nasional.”

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *