Bea Cukai Kendari, Sultra, BNNP mengungkap adanya penyelundupan narkoba melalui jasa transportasi

TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid-19, sinergi antara Bea Cukai Kendari dan Biro Narkotika Nasional (BNNP) Sulawesi Tenggara sekali lagi berhasil mencegah pengiriman kemasan farmasi, Kamis lalu (06) ) / 18)

Bea Cukai dan BNNP menjelaskan hasil operasi dalam siaran pers.Pada Selasa (23/6) sore, obat-obatan selundupan dikaitkan dengan paket yang berisi 106 gram ganja dan melewati tim gudang Berhasil memperbaiki agennya JNE Kendari.

Denny Benhard Parulian, Direktur Jenderal Bea Cukai Kendari, mengungkapkan paket berisi kain songket dikirim dari Kota Padang, penerimanya adalah ZRR, dan alamat asli Laonggosume. Dia berkata: “Sebelum tiba di Kendari, personel intelijen terus memantau paket melalui sistem bea cukai. Tim gabungan segera melanjutkan untuk mengendalikannya.”

Dia menjelaskan bahwa ketika dia tiba di Kendari, JNE kemudian dihubungi melalui telepon ZRR dan memberitahunya bahwa paket tersebut akan diambil oleh penerima di kantor JNE. Setelah proses manajemen selesai dan penerima cocok dengan nama yang tertera pada catatan pengiriman, tim akan mengambil tindakan pada Kamis pagi (18/6).

“Begitu ditentukan tim, Danny menjelaskan:” Kami berhasil membuktikan bahwa obat narkotika yang terkandung dalam kemasan adalah jenis ganja kering (mariyuana) dengan berat kotor 106 gram. “Bukti-bukti tersebut kemudian diserahkan kepada BNNP Sultra untuk pengembangan lebih lanjut dan pemrosesan lebih lanjut.” Undang-Undang Narkotika No. 35 tahun 2009: Ghiri Prawijaya, Direktur Biro Narkotika Nasional Sulawesi Tenggara, mengatakan dalam siaran pers: “Ancamannya adalah penjara seumur hidup.” Atau setidaknya 5 tahun, hingga 20 tahun penjara. “Danny juga mengatakan bahwa tidak peduli berapa banyak, narkotika akan berdampak dan akan membahayakan generasi negara ini. Narkoba adalah kejahatan luar biasa. Dia mengatakan, oleh karena itu, semua pihak harus berjuang melawan narkoba. Pejabat, tetapi dalam Semua lapisan masyarakat. “” Ini memang berasal dari kita. Obat ini sangat berbahaya. Oleh karena itu, kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberantas kasus narkoba. Jika ini adalah informasi publik, beri tahu kami. Sampaikan langsung ke bea cukai atau BNN, “surat Danny.

” Mari kita saling pandang dan lindungi orang yang kita cintai dari narkoba. Karena peran orang terdekat sangat bermanfaat dalam mencegah kejahatan narkoba, “pungkasnya. (*)

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *