Bea Cukai Jambi berhasil mengamankan pengiriman 4 juta batang rokok ilegal

TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid-19, bea cukai terus memantau barang ilegal dan berbahaya. Sabtu (18/4) lalu, sekelompok petugas Bea dan Cukai Provinsi Jambi menyita 4 juta batang rokok ilegal tanpa meterai pajak konsumsi di kawasan Jalan Lintas Timur Riau-Jambi di Provinsi Jambi. — Sebanyak 4 juta batang rokok ilegal disita dari dua truk yang masing-masing berisi hingga 200 kotak rokok ilegal. –Dalam penangkapan ini, petugas pertama kali menculik sebuah truk berinisial A. Pria-pria berinisial S ini berhasil diamankan setelah mengembangkan A sebagai sopir ekspedisi. -Heri Sustanto, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Jambi, mengatakan penangkapan itu berdasarkan informasi publik dan hasil analisis tim intelijen. Kirim rokok tanpa pajak konsumsi ke Jamby.

“Bank Dunia sekitar pukul 10.30 pada tanggal 18 April, tim kami berhasil mengejar dan menghentikan operasi. Tujuan kami adalah truk ringan Mitsubishi. Kami menemukan 200 kotak rokok tanpa pajak konsumsi. Li menjelaskan: “Kami melihat bahwa nama pengemudi disingkat A, lalu dari pernyataan A, kami menemukan ada truk di belakangnya dengan muatan yang sama. “Dalam keterangan A, kami menggeledah dan mengembalikan 200 kotak barang bukti Toyota Dyna Ligh. Dia menambahkan truk itu dikemudikan S”. -Heri mengatakan, dari total 4 juta rokok ilegal ternyata berpotensi bahaya.Selain itu, berdasarkan hasil peninjauan, Heri menyebut kedua pengemudi itu diduga hanya sebagai alat transportasi.

Kemudian barang bukti bahwa 4 juta batang rokok merupakan rokok ilegal tanpa pita cukai atau rokok kretek dibawa ke Kantor Pabean Jambi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Satu orang akan dihancurkan lebih jauh, “pungkas Herry. (*)

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *