Penyelundupan 5 kg narkotika sabu berhasil dihentikan Bea Cukai Jamby

TRIBUNNEWS.COM-Selama wabah Covid-19, pihak bea cukai terus menjalankan tugasnya untuk melindungi negara, khususnya di kawasan pengawasan. Tim Gabungan Bea Cukai dan Bareskrim Jambi di Mabes Polri berhasil menghentikan peredaran lima kilogram narkotika berbahan dasar sabu. Metamfetamin diselundupkan melalui jasa transportasi logistik dan dikemas dalam karton berisi tepung. Direktur Seksi Penegakan dan Penyidikan Bea Cukai Heri Sustanto (Heri Sustanto) mengatakan dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5). Tim ekspedisi Jalan Rintas Timur Sumatra Jambi Palembang melewati Kabupaten Muar Jabi digunakan untuk mengangkut sabu. Truk tersebut kemudian berhenti di sebuah SPBU di Kabupaten Muaro Jambi. Setelah memeriksa dan menggeledah salah satu paket, petugas menemukan lima paket anestesi dibungkus dalam lima kotak dengan sabu yang disembunyikan di bawah tumpukan tepung. – “Agen kami berhasil. Kendaraan ekspedisi dipasang di parkiran SPBU dan diperbaiki hingga lima paket metil metakrilat yang dibungkus aluminium foil seberat 5 kilogram,” jelas Herry.

Heri menambahkan, penangkapan tersebut merupakan perkembangan dari kasus narkoba sabu 66 kilogram yang dilakukan oleh Polres Lampung Selatan menggunakan kendaraan pedspedisi milik PT AMP Jakarta di pelabuhan Bakauheni. Ia hanya menjadi saksi, karena tidak mengetahui isi barang yang diangkut, melainkan hanya pengemudi para penjelajah. Herry menyimpulkan. (*)

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *