Dari patroli maritim ke patroli kerumunan, ini adalah tindakan bea cukai selama pandemi Covid-19

TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid-19, bea cukai terus mendorong perlindungan sektor maritim dari penyelundupan kargo ilegal dan obat-obatan terlarang di laut.

Beberapa komunitas berjuang untuk memerangi pandemi.Pangkalan Operasi Bisnis Pabean Tanjung Pruk tetap ada di rumah, terus memberikan keamanan melalui patroli maritim, dan melakukan patroli maritim rutin untuk melindungi keamanan nasional dari Pelanggaran berbagai tindakan kriminal yang dapat membahayakan ekonomi negara. (03/05), PSO Bea dan Cukai Tanjung Priok membuat apel yang dibuat oleh karyawan tertentu yang melakukan tugas. Untuk keselamatan umum, semua karyawan diharuskan mengenakan topeng dan menjaga jarak setidaknya satu meter saat mengenakan apel.

Agus Purnady, Pangkalan OSP Bea Cukai Tanjung Priok menyatakan bahwa dalam semua layanan patroli maritim, semua karyawan harus selalu memperhatikan keselamatan dan terus menerapkan prosedur yang telah ditetapkan untuk menghindari keinginan keinginan No. 19. Dia mengatakan: “Perjuangan semua karyawan untuk melindungi rumah mereka adalah hal yang mulia, karena selain menjaga keamanan Republik Indonesia, karyawan layanan juga secara sukarela meninggalkan kerabat di tengah masalah yang mengkhawatirkan,” — -Selain patroli maritim, selama pandemi pabean di Covid-19, patroli bersama dilakukan dengan beberapa lembaga lain untuk memastikan keamanan kawasan tersebut. Hal ini dilakukan oleh Bea Cukai Entikong dengan Batalyon Pamifas Infantri 641 / Bru, Gugus Tugas Karantina dan Karantina Entikong, mereka mengadakan patroli bersama di daerah Entikong dan Sekayam pada Sabtu (02/05). Patroli gabungan dilakukan lagi untuk membujuk masyarakat agar tidak berkumpul di tempat umum atau keramaian untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tempat hiburan harus segera menghindari keramaian dan pergi ke rumah masing-masing. (*)

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *