Kisah sukses Meilody Indreswari memungkinkan ratusan karyawan untuk memperluas bisnis Olshop

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Seperti kata pepatah, kerja keras tidak akan pernah menipu hasilnya.

Ini mungkin menjelaskan kata-kata ibu rumah tangga biasa Meilody Indreswari, dia sekarang telah berhasil mengembangkan start-up sendiri di Isuka Fashion di bidang mode. –Ketika bisnis online mulai menjadi cara hidup, Meilody mencoba memasukinya. Naluri bisnisnya menunjukkan bahwa ia memiliki peluang besar untuk bekerja di industri fashion di toko online. Untuk alasan yang diberikan oleh Meilody Indreswari sendiri, produk fesyen masih menempati tempat pertama dalam kategori produk transaksi online.

Baca: Harga PS5 bocor ke toko online Amazon Prancis dengan tanggal penjualan utama-inilah sebabnya Strong sendiri adalah pelopor bisnis Fashion Isuka. Dengan dana putus asa, bahkan jika tidak ada penjualan sama sekali, memulai bisnis tidaklah mudah.

“Ketika Isuka Fashion memulai konstruksi, kami menjual van buta di pusat perbelanjaan di Jakarta sebagai dana sewa,” kenangnya.

Baca: Harga peralatan pengujian Covid-9 di toko online mencapai Rp 900.000

Dalam lima tahun pertama, saya belajar memahami pasar mode Isuka, apa yang mereka inginkan dan apa yang mereka butuhkan.

Pada waktu itu, kami tidak memproduksi pakaian, kami masih mengambil barang dari tempat lain dan menjualnya kembali.

Dalam banyak kasus, produk ini dipilih dengan buruk dan pada akhirnya tidak dijual sama sekali. Faktanya, kami berada di ambang kebangkrutan beberapa kali, “kata Meilody, 23 Juni 2020.) Setelah proses yang panjang, ibu dengan satu anak ini akhirnya berhasil membentuk tim untuk produksi massal Isuka Fashion Serangkaian produk.

Saya berharap dapat menyediakan lebih banyak pekerjaan untuk pekerja tailor lokal, dan sekarang puluhan penjahit akhirnya bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan Isuka Sisters (ditujukan untuk penggemar Mode Isuka) di seluruh Indonesia.-STIKOM ini LSPR Jakarta Alumni mengatakan bahwa ratusan model baru diproduksi setiap bulan, ia dengan sengaja menjual berbagai produk Isuka Fashion dengan harga terjangkau, permintaan pasar terus tumbuh, dan juga di media sosial. Work. Perusahaan saat ini memiliki lebih dari 340.000 pengikut Instagram dan telah berkembang ke pasar. Ini diterima dengan baik oleh saudara-saudara Isuka.

“Tidak ada lagi karyawan sama sekali, sekarang ada lebih dari 100 karyawan, penjahit dan pengrajin. Dia berkata: “Kami akan terus berinovasi dan memberikan hal-hal terbaik untuk para suster Isuka.”

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *