Operasi pembersihan Pantai Tanjung Kai, warga diberi tahu pilihan sampah

Laporan reporter Tribunnews.com Hasiolan Eko P Gultom

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka memperingati HUT ke-75 TNI, satuan TNI AU Radar 211 menggandeng Le Minerale dan warga masyarakat menggelar acara pembersihan Tanger. Pantai Tanjung Kait di Mauk, Kabupaten Lang (10 Oktober 2020).

Karena dikhawatirkan banyaknya sampah yang berserakan di sekitar pantai wisata ini dan mencemari lingkungan sekitarnya, maka kegiatan ini dilakukan.

Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kepentingan masyarakat dalam menjaga kebersihan laut dan pantai Kesadaran, mengingat kondisi lautan dan pantai saat ini semakin terancam oleh pencemaran sampah, khususnya sampah plastik. Plastik yang dapat didaur ulang.

Baca: HUT TNI ke 75, Saya Nilai Perlu Modernisasi Sumber Daya Manusia dan Anggota Pansus Alutsista

Baca: Du! Sampah medis dalam jumlah besar secara tidak sengaja dibuang di pantai ini-dalam hal ini sosialisasi daur ulang, pemindahan sampah, dan penunjukan kelompok kerja kebersihan pantai juga dilakukan. Dimukimkan kembali di sepanjang pantai dan membentuk tim pembersih pantai. 211 Komandan Tanjung Kait dan Lek Rani Partono mengatakan: Surat edaran pemerintah bertujuan untuk mengedukasi pentingnya pemilahan sampah (terutama plastik) untuk didaur ulang. “Masyarakat perlu mengedukasi tentang pemilahan sampah. Selain menjaga lingkungan, menjaga pariwisata, meningkatkan produksi ikan, dll., Pemilahan sampah tentunya bisa mendatangkan keuntungan ekonomi karena sampah plastik bisa dijual untuk didaur ulang.” Ketua Umum Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) Christine Halim.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *