Merokok sambil mengemudi bisa dikenai denda Rp 750.000

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Banyak warga yang tidak sadar bahwa dilarang merokok saat mengemudi. Merokok saat mengendarai kendaraan bermotor roda empat dan roda dua dinilai berbahaya karena mengganggu perhatian pengemudi.

Aktivitas semacam itu berbahaya tidak hanya bagi perokok itu sendiri tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya. Karena itu, pemerintah juga telah mengeluarkan regulasi yang melarang mengemudi sambil merokok.

Terkait larangan merokok, hal tersebut dilindungi dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 12 tahun 2019, yakni tentang menjaga keselamatan sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan umum. –Dalam peraturan ini tepatnya pada Pasal 6C dilarang merokok saat mengendarai sepeda motor.

Selain merugikan Anda, merokok saat mengendarai sepeda motor juga dapat membahayakan pengguna jalan lain dan dapat menyebabkan kecelakaan. Dan transportasi jalan raya (metode LLA).

Bacaan: Tips berkendara berdampingan dengan pengendara sepeda, menjaga jarak sejauh satu meter adalah!

Dalam aturan ini, secara lebih luas diatur bahwa semua aktivitas mengemudi kecuali mobil dilarang. — Pasal 106 Ayat 1 UU LLAJ menyatakan: “Siapapun yang mengemudikan mobil di jalan wajib mengemudikan mobil secara alami dan terkonsentrasi.”

Baca: Mengapa aturan posisi mengemudi berbeda di tiap negara / wilayah? Penjelasannya adalah sebagai berikut: Pengendara yang melanggar peraturan ini dapat dikenai biaya berdasarkan Pasal 283, yaitu:

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *