Dafa menyesuaikan waktu kontak produksi menurut kesepakatan kesehatan

Reporter Tribunnews.com Lita Febriani memberitakan Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Astra Daihatsu Motor (ADM) telah menyesuaikan kapasitas produksi mobilnya berdasarkan waktu kontak, menguranginya dari 1,5 menit per kendaraan menjadi 3,1 menit per kendaraan. Unit Penyesuaian waktu taktis mengikuti peraturan kesehatan yang telah ditetapkan, yaitu jarak minimal 1,5 meter yang ditetapkan antar karyawan di bagian produksi untuk menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan.

Penyesuaian ini menyebabkan penurunan kapasitas produksi dan juga telah disesuaikan dengan permintaan pasar.

Amelia Tjandra, direktur pemasaran dan direktur komunikasi dan perencanaan perusahaan PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan Daihatsu tetap optimis dan bersyukur meski mengalami penurunan.

Baca: Terkena Covid-19, Kapasitas Produksi Pabrik Daihatsu Turun

“Kami masih bisa optimalkan kerja karyawan kami dengan menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan untuk meminimalisir Covid Amel mengatakan pada Kamis (8 Oktober 2020): “Pertahankan -19 di semua bidang pekerjaan.

Meski ada penyesuaian produksi, ADM tetap optimis dan senang memandu operasional perusahaan dalam keadaan sulit — baca: Dengan PSBB, karyawan Daihatsu hanya bekerja di kantor selama satu minggu dalam sebulan — -Saat ini Daihatsu sedang menerapkan kebijakan WFO (pekerjaan kantor) dan WFH (pekerjaan kantor). 25% WFO dan 75% WFH.

Artinya karyawan Daihatsu ch hanya bekerja di kantor selama satu minggu per bulan selama PSBB.- — Selain itu, ADM juga menggunakan aplikasi internal monitoring untuk memastikan jarak antar karyawan yang bekerja di kantor selalu dalam jarak yang aman, dengan ketinggian minimal 1,5 meter.Selain memenuhi permintaan pasar dalam negeri, produk rakitan ADM Sekarang juga diekspor ke 75 negara / wilayah, dan merek termasuk Toyota, Daihatsu, dan yang terbaru pada bulan September 2020, yaitu Mazda Bongo GranMax yang berbasis Daihatsu.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *