Teknologi pengereman darurat mesin, metode pengereman berdasarkan tingkat kecepatan

TRIBUNNEWS.COM-Dalam dunia otomotif khususnya kendaraan roda dua terdapat beberapa jenis sistem pengereman.

Untuk motor terbaru yang menggunakan rem cakram juga dilengkapi dengan anti lock braking system (ABS).

Namun, di pasar Indonesia banyak pasar distribusi yang tidak dilengkapi ABS.

Untuk sepeda motor yang dilengkapi ABS, kami tidak lagi mengkhawatirkan pengereman mendadak, karena fungsi ini dapat menghindari penguncian rem cakram dan mengurangi risiko tergelincir. — Baca: Sebelum Berdirinya KTM Duke dan RC Maih CBU, Pabrik KTM Gresik Bisa Berfungsi-Baca: Bos KTM Tech3 Mengatakan Miguel Oliveira Orang Penting Dalam Hidupnya – Tapi Untuk Sepeda Motor Belum Dilengkapi ABS , Kita perlu memahami teknologi pengereman darurat, terutama pada kecepatan tinggi.

Kompas.com, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengutip penjelasan keadaan darurat Justri Paluhubu. Pengereman berkecepatan tinggi. Ggi dicapai dengan menggoyangkan rem roda depan.

Teknik ini disebut ekstrusi.

“Karena itu jangan langsung mencabut joystick untuk mengerem. Karena cara ini berbahaya karenanya” kata Jusri. Jusri juga menambahkan, rem roda belakang juga bisa membantu pengereman.

Mesin pengereman juga bisa digunakan untuk efek pengereman yang lebih baik.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *