Kementerian Transportasi melarang truk ODOL dari pelabuhan penyeberangan

Pelaporan oleh reporter Tribunnews.com Lita Febriani-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Budi Setiyadi, Direktur Transportasi Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), melarang kendaraan oversize dan overloaded (ODOL) menggunakan fasilitas transit.

“” Pada awal bulan ini (Maret), pemerintah melarang kendaraan ODOL melintasi titik-titik persimpangan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, “kata Budi di Pameran Kendaraan Komersial GIICOMVEC 2020 (JCC) yang diadakan di Jakarta Convention Center, Jakarta (Senayan), Jakarta (Kamis, 3 Mei, 2020) .————————————————————————————————————————————— saat saat ini, secara bertahap masih mensosialisasikan pelarangan tersebut. Kementerian Perhubungan akan segera mengambil tindakan. – Dalam hal ini, Departemen Jenderal Perhubungan Darat telah bekerja sama dengan Korps Lalu Lintas Nasional, Badan Pengelolaan Jalan (BPJT) dan PT Jasa Marga untuk melarang truk-truk ODOL melintasi jalan tol dari Tanjung Priuk ke Ba ndung.

Membaca: Ada virus Corona, Oppo mendorong penggunanya untuk bekerja dengan rajin dan bersih untuk menggunakan ponsel yang benar

Budi menekankan bahwa Kementerian Transportasi akan terus meningkatkan ekosistem dan sistem transportasi, terutama di lahan yang aman.

Baca: Toyota Tampilkan truk berpendingin Dyna di HiAce Premio untuk solusi komersial- “Saya harap pengembangan industri otomotif” harus konsisten dengan peraturan dan keselamatan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas karena alasan berikut kendaraan ODOL “, Budi Setiyadi Mengatakan.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *