Gaikindo mewajibkan peserta GIICOMVEC untuk tidak menunjukkan kendaraan yang melanggar aturan ODOL

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pada Pameran Kendaraan Komersial GIICOMVEC 2020 yang akan diadakan pada tanggal 8 Mei di JCC Senayan, jumlah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kelebihan muatan dan kelebihan muatan serta menghalangi operasi optimal fungsi pengereman adalah masalah utama. Masa depan Maret 2020.

Yohannes Nangoi, Presiden Gaikindo, secara terbuka meminta semua peserta pameran GIICOMVEC 2020 untuk memajang produk untuk mobil hanya sesuai dengan peraturan Kementerian Transportasi Indonesia.

Berdasarkan penerapan jenis kendaraan, sesuai dengan namanya, ketersediaan peralatan keselamatan wajib akan ditunjukkan kepada pedagang yang hadir.

Oleh karena itu, kami berharap agar para pebisnis juga dapat disosialisasikan tentang pentingnya menggunakan produk yang memenuhi standar keselamatan kendaraan komersial.

Membaca: postur BCL pertama setelah minum, tersenyum ke Maya dan Rossa

Yohanes Nangoi mengatakan: “Perhatian dan rasa hormat untuk ini akan mengurangi terjadinya kecelakaan kendaraan komersial di Indonesia.” Membaca: Fadli Zon Merasa heran mengapa banjir selalu disalahkan oleh Anies Baswedan — dia menjelaskan bahwa banyak program yang akan diperagakan di GIICOMVEC 2020 akan fokus pada masalah keamanan.

Dia mengatakan kepada saya bahwa pameran ini akan menjadi tempat yang cocok bagi pengusaha untuk mendapatkan informasi terbaru tentang kendaraan utilitas Indonesia. Industri.

Baca: Pinjaman daring menonjol lagi, yang oleh Cashwagon disebut metode penagihan yang benar

Pameran ini akan terkait dengan beberapa mitra yang memberikan demonstrasi truk dan bus, kursus dan rencana mengemudi yang aman bagi para pengusaha Asosiasi, seperti Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) dan Asosiasi Logistik Indonesia (ALI).

Tema acara ini akan menyebabkan juru bicara dari departemen pemerintah terkait dan para pakar di industri kendaraan serba guna di Indonesia mendapatkan situasi terkini dari industri otomotif.

Pada hari pertama 5 Maret 2020, sebuah seminar akan diselenggarakan dengan dukungan Aptrindo dan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI). Kemudian, pada 6 Maret, sebuah seminar diadakan untuk membahas topik “Fakta perumahan rem Blong”.

Kemudian, dari 7 hingga 8 Maret 2020, program “Truk Mengemudi Aman” akan dilaksanakan.

Tanda yang akan dikonfirmasi pada GIICOMVEC tahun ini adalah Daihatsu, DFSK, FAW, Hino, Isuzu, Kia, Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, truk UD, traktor United, dll. — Dukungan akan menjadikan Adi Putro, Alcoa Wheels, Aspira, Blackvue, BRQ, GS Astra, Himawan Putra, Incoe, Indoprima, ban MRF, PanaOil, Regency, Techindotama, Topy, Trubo Engineering dan Wintor sebagai industri utama.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *