Dipengaruhi oleh Covid-19, omset lokakarya menurun hingga 70%

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 telah menyapu semua aspek ekonomi Indonesia, salah satunya adalah bisnis garasi.

Kebijakan sosial jarak jauh juga telah mendorong orang untuk mengurangi kegiatan mereka di luar rumah.

Upaya untuk memutus rantai distribusi Covid-19 telah ditemukan memiliki dampak signifikan pada beberapa pabrik.

Ferry Ferry, manajer bengkel Honda Permata, manajer bengkel Hijau, mengatakan bahwa sejak pertengahan Maret, basis pelanggan bengkel di bawah manajemennya berkurang, yang secara otomatis memengaruhi omset.

“Serius, rata-rata 70%. Sangat disesalkan,” kata Dukou kepada Tribunnews, Senin (4 Juni 2020).

Honda Permata Hijau juga menyediakan layanan door-to-door kepada pelanggan untuk meminimalkan penyebaran Covid-19.

Namun, ini tidak memiliki banyak dampak pada omset toko. Ferry menjelaskan: “Ada banyak konsumen yang telah menciptakan produk, tetapi jumlahnya sangat kecil.” Dalam garis keturunan Ferry, Sahrudin dari manajer bengkel Astrido Daihatsu Kebon Jeruk mengungkapkan bahwa sejak pertengahan Maret, jumlah pelanggan telah turun menjadi 70 karena kejadian tersebut. Covid19.

“Ini telah turun 70%. Dalam hal ini, ini adalah dilema. Bagi beberapa pelanggan, kami akan menawarkan lebih banyak diskon. Tetapi tidak ada jaminan bahwa mereka akan tertarik. Ada jarak yang jauh di masyarakat. Telepon, “Sahrudin menjelaskan. “

Bengkel Astrido Daihatsu Kebon Jeruk terus bekerja keras untuk mempertahankan pergantian, seperti layanan penjemputan. Lebih aman untuk teknisi dan pelanggan Dafa .

” Lokakarya lebih memilih layanan penjemputan karena untuk teknisi Ini lebih aman bagi pelanggan. Kami baru saja meluncurkan program minggu lalu, “tambahnya.

Meskipun berbagai jadwal telah ditetapkan, manajer bengkel Astrido Daihatsu Kebon Jeruk memperkirakan bahwa pelanggan masih akan menunda berbagai jenis penundaan sampai Covid-19 tenang. Kegiatannya, termasuk perawatan mobil di garasi.

“Selain rasa takut, ada juga beberapa pelanggan yang ekonominya terganggu oleh mahkota. “Kata Sahrudin.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *