Bersiaplah, penumpang yang melanggar angka genap akan mulai mendapatkan tiket besok

Wartawan Tribunnews.com Igman Ibrahim (Igman Ibrahim) Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Direktur Transportasi Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya tidak akan memperpanjang waktu sosial DKI Jakarta atau bahkan politisi. -Sambodo mengumumkan akan menjatuhkan sanksi kepada pelaku kejahatan genap mulai Senin, 9 Agustus 2020. Tak ada lagi peringatan, kali ini penjahat akan diberi sanksi berupa angka.

“Tidak ada lagi bakti sosial pada hari senin kita mulai melakukan aksi,” kata Sambodo dihubungi, Minggu (8/9/2020).

Baca: Perusahaan angkutan opsi paritas buka semua jalan sepanjang hari

Saat ini, pihaknya memimpin sosialisasi eksekusi terakhir paritas yang akan dilakukan besok. Atas dasar itu, polisi mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan tersebut.

Baca: Polri Akui Penggunaan Paritas Tingkatkan Jumlah Penumpang Angkutan Umum

“Indikator yang ditetapkan peraturan gubernur hanya berlaku untuk dirinya. Ia menyimpulkan:” pagi dan sore, “sosialisasi kebijakan sudah dilaksanakan sepekan terakhir , Mendesak pengendara untuk mematuhi aturan tersebut.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, petugas akan bertindak dengan dua cara, termasuk pemilihan langsung atau penggunaan sistem ETLE (Electronic Traffic Enforcement).

“Ada dua cara untuk melakukan ini, baik secara manual oleh personel di tempat, atau dengan ETLE atau kamera elektronik. Kami akan “kata Sambodo di Jakarta, Kamis (6/8/2020) .- Untuk tiket ETLE, Sambodo mengatakan, polisi mengingatkan ada 13 paritas yang dibatasi 45 kamera ETLE di 25 ruas jalan di DKI Jakarta .

” Kamera ETLE telah dipasang di sekitar 13 jalan ganjil-genap. 45 kamera berada pada titik ini di area tersebut. Oleh karena itu, pengawasan kita tidak hanya menjadi lebih baik. Ia menjelaskan bahwa “mengandalkan anggota di darat.” Sambodo mengatakan pihaknya juga akan mengirimkan 125 orang setiap hari untuk memantau secara manual operasi perburuan di lapangan. Setiap hari ada sekitar 125 orang di 25 lajur statute area ini yang ingin kita pantau. Penyebaran hanya untuk memantau area paritas ini. “Dia menyimpulkan.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *